SURF CONTEST Posted by admin on 2008-01-31 [ print article | tell friends ] Rimat Ti Amianan National Surfing Invitational
Urbiztono Beach, San Juan, La Union, Philippines
December 14-16, 2007
Text: Tim Hain
Photos: Kage Gozun http://www.pbase.com/kage
This was the fourth annual running of the competition, presented by the La Union Surf Club, and is the biggest shortboard comp in the area, drawing surfers from as far away as Siargao Island, Baler, Cabugao, Samar, Daet, and Manila.
The comp was held over the weekend in 2-3 foot glassy conditions, with the bonus of having a beauty pageant on the beach on Saturday night! You could clearly see which surfers had lost their heats on Saturday, because they were the ones that were drinking the hard stuff and hooting at every girl that got up on stage! It was a blast. Among this years sponsors were Global Surf Industries (distributors for NSP, Southpoint, Anacapa, Webber, Walden, Channel Islands, 7S, Sector 9, Dakine, FCS, and Sticky Bumps), Fluid Surf (a local surf brand) and the local resorts including the San Juan Surf Resort and the Little Surfmaid Resort.
The prizes included brand new surfboards for the winners in each division ranging from NSP to Anacapa, along with Dakine bags, traction pads, leashes and some cash.
Results:
Men’s Open
1. Piso Alcala (SIA)
2. Luke Landrigan (LU)
3. Intsik Nogalo (SIA)
4. Allan Cabanela (Daet)
Wahine
1. Daisy Valdez (LU)
2. Mocha Edusma (Daet)
3. Menchie Espenilla (LU)
4. Mickey Galang (LU)
Juniors
1. Pete Catulay (SIA)
2. Paul John Alipayo (SIA)
3. Danny Coldura (SIA)
4. Fernando Esquival (LU)
Batu Karas Surf Contest 2007
December 23, 2007
Text + photos: Tony Sruntul
Sekitar tujuh puluh surfer yang berasal dari Batu Karas, Pangandaran, Cilacap, dan Pacitan pada hari Minggu 23 Desember lalu ikutan kontes yang pertama kalinya diadakan di Batu Karas. Kontes ini diprakarsai oleh Batu Karas Surf Club dan disponsori oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis, Billabong, dll.
Di kesempatan ini beberapa rider Billabong dari Bali seperti Randy, Balon, Agus, dan Darmawan ikut memberikan dukungan. Para lokal terlihat antusias dengan kedatangan mereka. Balon yang berasal dari Nusa lembongan sempat melakukan demo dan memperlihatkan kepiawaiannya.
Untuk divisi Grommet, para surfer berjuang keras sejak babak penyisihan supaya masuk final. Ombak 3 feet hari itu tampaknya sedikit menyulitkan mereka. Namu Safri, seorang lokal dari Batu Karas udah benar- benar mengerti keadaan ombak. Di divisi Junior pun tampaknya gak ada masalah bagi Safri. Ia berhasil mendapat ombak-ombak terbaik sehingga membuatnya menjadi juara. Sementara di divisi Open, Iwan yang juga dari Batu Karas tampak memukau dengan air dan snap di ombak terbaik.
Sayangnya acara dangdutan yang harusnya diadakan pada sore hari setelah kontes harus ditiadakan karena hujan. Semoga kontes berikutnya segalanya lebih baik lagi.
Results
Grommet:
1. Safri
2. Gilang
3. Azis
4. Iyan Butut
Junior:
1. Safri
2. Arif
3. Dodi
4. Gilang
Open:
1. Iwan
2. Didin
3. Arif
4. Amar
Stephanie Gilmore
2007 ASP Women’s World Champion
Photo courtesy of Rip Curl
Stephanie Gilmore adalah surfer cewek yang lagi banyak dibicarakan belakangan ini. Terutama sejak kemenangannya sebagai Juara Dunia ASP tahun 2007, setelah event Billabong Pro di Maui, Hawai.
Steph jatuh cinta dengan surfing di usia sepuluh tahun, setelah ia mencoba bodyboard. Ia mencintai surfing karena kebebasannya dan ia menganggap semua orang yang suka surfing adalah sumber inspirasinya. Cewek yang baru aja lulus dari SMU ini sangat suka traveling apalagi ikutan trip Rip Curl Search.
Betapa pun kita sering melihat penampilannya lewat berbagai video surfing, atau melihat kemampuan surfing nya secara langsung, selalu ada yang baru ketika ia masuk ke air. Style surfing nya selalu membuat siapapun yang melihatnya menjadi takjub.
Karir surfing nya meningkat pesat sejak tahun 2005 ketika memenangkan event WCT di awal season di Snapper Rocks, Australia. Diikuti tahun selanjutnya, ia terlihat lebih tangguh. Tahun 2007 dengan mudah ia terkualifikasi dalam World Tour dan memenangkan Layne Beachley Classic sebagai seorang Wildcard. Kemenangannya kedua dalam World Tour membuatnya sebagai surfer satu-satunya yang menjuarai event top sebagai non-ASP World Tour surfer.
Check out SURF TIME MAGAZINE for full story
|