SKATE STORY Posted by admin on 2009-06-03 [ print article | tell friends ] Text + photos: Nareen
Setelah cukup keras berpikir dengan semua spot di Jakarta, terutama di daerah Jakarta Selatan yang nyaris udah pernah gue datengin bersama teman-teman skateboarder, timbul kebingungan.. harus kemana lagi untuk street skating. Akhirnya, belakangan kami agak jarang melakukan skate session. Hal ini juga dikarenakan kesibukan gue yang lain yaitu berkutat dengan event musik dan kehidupan malam. Tiba-tiba dari sebuah venue yang cukup gue sering gue datangi untuk pengadaan berbagai event, terbersit lah sebuah daerah yang sangat luas.. Taman Impian Jaya Ancol.
Ancol dikenal sebagai tempat atau pusat hiburan keluarga dengan berbagai macam fasilitas seperti taman bermain, kolam renang, pasar seni, pasar malam, pantai, family outbond, pemandangan pelabuhan kapal pesiar, panggung musik, sampai ‘mobil goyang’ (kabarnya sih udah enggak ada lagi).
Semakin sering ke Ancol, semakin sering pula mata gue jadi terbuka dengan banyaknya spot yang ada. Misalnya stairs, gap, drop in, ledge, hingga rail. Tapi enggak semuanya bisa dipergunakan karena kondisi floor yang agak sulit untuk wheel skateboard.
Setelah melakukan persiapan, akhirnya bersama Bima diputuskan bahwa kami akan melakukan dua skate session di minggu yang berbeda. Minggu pertama diisi oleh Izad, David, Nipam, Bima, Daung, Gilang, Fiji dan Tony Sruntul yang menjadi ujung tombak bagi kami untuk masuk ke area Ancol karena ia mengenal beberapa ‘orang dalam’. Thanks to Sruntul karena selama dua minggu berturut-turut kami semua bisa masuk ke Ancol secara gratis. Ia juga sempat melobi pihak Taman Impian tersebut untuk membuat sebuah skatepark, mengingat masih tersedianya lahan kosong.
Salah satu kendala yang terjadi dari sesi pertama ini adalah kedatangan para filmer yang sangat ngaret hingga menjelang sore. Rombongan skater tampak sangat ‘gatel’ melihat sebuah ledge di daerah pasar seni yang skateable. Sruntul mencoba sebuah ramps sepeda yang tampak salah dalam pembuatan panjang floor-nya. Tapi namanya juga Sruntul, ia cuek mengambil beberapa trick di ramps yang ‘geradakan’ itu dengan rock on roll 2 fakie sampai frontside indy melewati coping. Lumayan lah untuk sebuah vert seukuran jalan tol.
Check out SURF TIME MAGAZINE for full story
|